Showing posts with label Belajar. Show all posts
Showing posts with label Belajar. Show all posts

Monday, December 24, 2018

Nikon D5500 upgrade pertama dari Nikon D3000 an

Nikon D5500 ini diumumkan rilis pada tahun 2015. Kamera Nikon D5500 ini adalah kamera DSLR yang dirancang untuk pemula dan memiliki hobi fotografi. Kamera ini juga termasuk dalam kelas consumer camera. Yang biasanya digunakan oleh orang-orang yang menyukai fotografi serta mulai usaha di bidang ini. Untuk harga saat ini harga dari kamera ini berkisar 9 jtan. Dan di lengkapi dengan lensa kit 18-55mm.

Setelah pembahasan awal di atas kita masuk kebagian yang penting saat akan memilih kamera ini. Yaitu spesifikasi dari kamera ini. Spesifikasi ini saya ringkas agar lebih mudah di pahami. Mengetahui spek dari kamera sangat penting namun seringkali hal ini dilewatkan oleh kebanyakan orang. Sehingga apa yang dibeli ternyata tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan atau butuhkan. Untuk Nikon Seri 5000 an ini semua layarnya dapat diputar. Seperti pada Nikon D5300 yang telah kita bahas pada post sebelumnya.
Type Kamera Single-Lens reflex digital Camera
Type dudukan lensa Nikon F mount (With AF contacts)
Efektif Angle View Nikon DX format; APS-C; 1.5 equivalent Full Frame; 24.2 MPixel;
Ukuran Sensor gambar 23.5 x 15.6 mm CMOS sensor
Ukuran gambar 6000 x 4000 [L] • 4496 x 3000 [M] • 2992 x 2000 [S]
Media penyimpanan SD Card, SDHC; SDXC
Frame rate L up to 3 fps H up to 5 fps (JPEG dan 12-bit NEF/RAW)
Sensitivitas ISO ISO 100 samapi 25600; tersedia auto ISO sensitivity control.
Resolusi Video 1920 x 1080; 60p (progressive), 50p, 30p, 25p, 24p
1280 x 720; 60p, 50p
Actual frame rates for 60p, 50p, 30p, 25p and 24p are 59.94, 50, 29.97, 25 and 23.976 fps respectively; options support both ★high and normal image quality
Shutter Speed 1/4000 to 30 s in steps of 1/3 or 1/2 EV, bulb, time
Autofocus support Autofocus is available with AF-S, AF-P and AF-I lenses
Lensa Autofocus Nikon Multi-CAM 4800DX autofocus sensor module with TTL phase detection, 39 focus points (including 9 cross-type sensor), and AF-assist illuminator (range approx. 0.5 to 3 m/1 ft 8 in. to 9 ft 10 in.)
AF(Auto Fokus) area Single-point AF, 9-, 21- or 39-point dynamic-area AF, 3D-tracking, auto-area AF
Self timer 2 s, 5 s, 10 s, 20 s; 1 to 9 exposures
Komunikasi Standards: IEEE 802.11b, IEEE 802.11g
Operating frequency: 2412 to 2462 MHz (channels 1 to 11)
Authentication: Open system, WPA2-PSK
Tipe Baterai One EN-EL14a Rechargeable Li-ion Battery
AC Adapter EH-5b AC Adapter; requires EP-5A Power Connector (available separately)
Dimensi (P x T x l) Approx. 125 x 98 x 76 mm (4.9 x 3.9 x 3 in.)
Berat Approx. 530 g/1 lb 2.7 oz with battery and memory card but without body cap; approx. 480 g/1 lb 0.9 oz (camera body only)

Untuk Seri D5500 ini Nikon sudah mulai menggunakan layar touchscreen. Sehingga lebih mudah untuk melihat hasil foto serta setting-setting pada saat akan melakukan pemrotretan. Untuk ukuran layar tetap menggunakan layar 3.2” yang dapat diputar (variangle). Untuk Sensor Nikon menggunakan Sensor APS-C yang memiliki ekuivalen 1.5x dari Full Frame. Atau lebih dikenal dengan istilah DX format.
Untuk tipe mounting lensanya menggunakan Nikon F mount. Karena menggunakan layar touchscreen kita dapat memilih focus dengan menekan layar pada posisi akan diarahkannya focus kita. Disertai dengan face detection akan membantu anda dalam memfokuskan wajah model foto anda. Untuk Iso memiliki rentang iso dari 100-25600. Untuk video memiliki resolusi 1280 x 720 (60, 50, 30, 25 fps). Resolusi 640 x 424 (30, 25 fps) resolusi Full HD 1920 x 1080 (60, 50, 30, 25, 24 fps).



Sekian tentang Nikon d5500 ini. Sebenarnya untuk generasi selanjutnya yaitu d5600 untuk harga tidak jauh berbeda hanya ada sedikit perbedaan pada fitur. Bagi kalian yang memiliki d5500 bila ingin upgrade tidak disarankan untuk upgrade ke d5600 karena masih sama saja. Lebih baik langsung upgrade ke Nikon d7500 saja. Yang nanti akan di ulas juga. Tunggu di post berikutnya ya untuk update tentang Nikon D5600 dan Nikon D7500 nya. Terimakasih semoga post ini bermanfaat.


ini dia Harga dari Beberapa toko online, sebagai pembanding harga

Nama Toko
Link Toko
Harga
Garansi
Ixuspro (Tokped)
8,900,000
Distributor
Lensdigital
8,800,000
Distributor
Bw shop-
8,800,000
Nikon
Toko wiajaya digital
8,600,000
Distributor
Mitrakamera
8,600,000
Nikon

Pemilihan (IF ELSE)

Pada bagian ini kita akan memperlajari mengenai pemilihan dalam pemrograman. Pemilihan ini dalam logika matematika adalah jika maka. Dengan kata lain suatu proses akan dilakukan apabila suatu kondisi tertentu dipenuhi. Kondisi tersebut akan dieksekusi ketika mendapatkan keluaran “true” atau “benar”. Jadi ketika kita ingin menjalankan program tersebut kita harus memenuhi persyaratan yang diberikan. Untuk lebih memahami bagaimana pemilihan ini bekerja mari simak contoh berikut.

“Jika Andi mempunyai dua permen maka Andi harus memeberikan satu kepada Anton.” Jadi pertanyaannya berapa buah permen yang dimiliki Andi? Jika Andi hanya memiliki 1 permen maka Andi tidak harus memeberikan permen tersebut. Dan Andi memilki 2 permen sehingga Andi akan memberikan satu permen kepada Anton.

Untuk membuatnya dalam notasi algoritma berbentuk flowchart dan pseudo-code seperti ini.

1.     Flowchart

Untuk pembuatan flowchart bentuk flowchart untuk pemilihan ini adalah diamond.

Flowchart pemilhan untuk contoh kasus di atas adalah sebagai berikut.





2.      Pseudo-Code

Berikut adalah contoh pseudo-code untuk contoh kasus diatas.



Algoritma

Jika Andi = 2 maka
Andi memberikan Anton 1.
tetapi jika tidak maka
Andi tidak memberikan apapun pada Anton.



Jika kita ingin menambah suatu prasyarat maka tinggal menambahkan “else if” dan berikan persyaratan baru. Atau dapat menambahkan “else” untuk proses yang akan dijalankan ketika persyaratan tidak dipenuhi. Else artinya “kalua tidak”. Struktur penggunaannya sebagai berikut.

If kondisi then
      aksi 1
else  
      aksi 2

Di atas adalah contoh penggunaan pemilhan dengan 2 kondisi. Yaitu kondisi terpenuhi dan kondisi tidak terpenuhi. Ketika kondisi terpenuhi maka proses yang akan dijalankan adalah aksi 1. Sedangkan apalbila kondisi tidak terpenuhi maka proses yang akan dijalankan adalah aksi 2. Untuk membuat lebih dari dua aksi kita menggunakan “else if” berikut struktur penggunaannya.

If kondisi 1 then
      aksi 1
else if kondisi 2 then
      aksi 2
else
      aksi 3

Pada struktur di atas ketika kondisi 1 terpenuhi maka aksi satu akan dijalankan atau di proses. Sedangkan jika kondisi 2 yang terpenuhi maka aksi 2 akan dijalankan. Apabila kondisi 1 dan kondisi 2 tidak terpenuhi maka aksi 3 yang akan dijalankan atau diproses. Untuk menambahkan aksi dalam struktur ini tinggal menambahkan “else if kondisi n then, aksi n” seperti contoh diatas.

Untuk penggunaan kondisi pemilihan ini kita harus berhati-hati apalagi ketika kita melakukan banyak pemilihan atau banyaknya kondisi yang akan di coba. Terkadang kondisi yang kita buat dapat terpenuhi oleh kondisi lainnya. Dalam penentuan kondisi ini operator perbandingan yang digunakan. Operator pembanding ini akan menghasilkan nilai benar atau salah sehingga dapat digunakan untuk kondisi. Berikut operator yang digunakan beserta keterangannya.

== : “sama dengan” kondisi ini akan bernilai benar apabila yang dibandingkan memiliki nilai yang sama.

!= : “tidak sama dengan”  kondisi ini akan bernilai benar apabila yang dibandingkan memiliki nilai yang berbeda.

> : “lebih besar” kondisi ini akan bernilai benar apabila yang dibandingkan memiliki nilai lebih besar.

=> : “sama dengan lebih besar ” kondisi ini akan bernilai benar apabila yang dibandingkan memiliki nilai sama atau lebih besar.

< : “lebih kecil” kondisi ini akan bernilai benar apabila yang dibandingkan memiliki nilai lebih kecil.



=< : “sama dengan lebih besar ” kondisi ini akan bernilai benar apabila yang dibandingkan memiliki nilai sama atau lebih kecil.

Apa itu Algoritma dan Pemrograman

Pemrograman sudah menjadi kegiatan yang sangat penting di era teknologi informasi. Program yang berjalan di computer desktop, laptop, smartphone, PDA dan sebagainya, tidak tercipta begitu saja tetapi ditulis dengan melalui proses analisis dan perancangan yang cermat. Pada dasarnya sebuah program mengimplementasikan suatu algoritma. Dengan kata lain algoritma adalah ide dibalik program apapun.
Hasil gambar untuk algoritma

Algoritma, apa itu algoritma? Algoritma adalah urutan /deretan langkah-langkah yang dilakukan untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Algoritma juga menjadi bagian yang penting. Sebelum adanya algoritma ada permasalahan yang akan diselesaikan terlebih dahulu.
Manusia hidup dengan segala masalah yang melingkupinya. Hidup pada dasarnya adalah serangkain aktivitas menyelasikan masalah. Masalah adala pertanyaan atau tugas yang kita cari penyelesaiannya atau jawabannya. Contoh masalah dalam kehipuan sehari-hari. Seorang wali kelas mendapatkan nilai siswa dari guru-guru yang mengajar di kelas yang menjadi tanggung jawabnya. Tentukan siswa yang mendapatkan rangking 10 besar? Jawaban dari masalah ini adalah menjumlahkan seluruh nilai siswa yang didapatkan kemudian pilih 10 siswa dengan jumlah nilai terbesar. Tentu saja masih banyak masalah lainnya yang sering ditemui pada setiap bidang pekerjaan seseorang. Setiap masalah umumnya memiliki parameter yang dinyatakan dalam masalah tersebut. Misalnya pada contoh yang di sebutkan diatas maka parameter masalahnya adalah nilai dan rangking.
Setelah mengetahui seperti apa itu masalah sekarang kita akan mempelajari apa itu algoritma. Untuk permasalah yang kecil kita data dengan mudah menemukan jawabannya. Seperti contoh adalah pengurutan rangking dalam satu kelas bagaimana untuk satu angkatan? Tentu saja akan menjadi lebih sulit untuk mengurutkan data sebanyak itu. Tentu saja ini begantung pada jumlah kelas pada angkatan yang ada. Semakin besar sekolahnya maka semakin banyak data yang harus diurutkan. Oleh karena itu kita perlu menuliskan prosedur yang berisi langkah-langkah pengurutan sehingga prosedur tersebut dapat dijalankan oleh sebuah proses. Prosedur yang berisi langkah-langkah penyelesaian disebut algoritma. Langkah-langkah yang kita lakukan untuk mengurutkan nilai tersebut adalah sebagai berikut.


  1. Carilah siswa dengan jumlah nilai terbesar.
  2. Tempatkan nama siswa tersebut pada urutan ke 1
  3. Cari siswa dengan jumlah nilai terbesar berikutnya
  4. Tempatakan nama siswa tersebut pada urutan ke 2
  5. Cari siswa dengan jumlah nilai terbesar berikutnya
  6. Tempatkan nama siswa tersebut pada urutan ke 3
  7. ….   ….
  8. xx. cari siswa dengan dengan nilai terbesar berikutnya.
  9. xxx. tempatkan nama siswa tersebut pada urutan ke xx

perhatikanlah bahwa sebenarnya di dalam rangkaian langkah-langkah di atas terjadipengulangan dua langkah penting yaitu (i) mencari siswa dengan jumlah nilai terbesar dan  (ii) tempatkan nama siswa pada urutan yang sesuai. Kedua langkah tersebut diulang-ulang sampai seluruh data siswa berhasil diurutkan. Maka, secara garis besar kita dapat menuliskan langkah-langkah mengurutkan n siswa sebagai berikut:

  1. Carilah siswa dengan jumlah nilai terbesar.
  2. Tempatkan nama siswa tersebut pada urutan yang tepat.
  3. Ulangi kembali dari langkah 1 sebanyak n-1 kali.

Untuk contoh-contoh lain dapat kita lakukan pencarian dari sumber-sumber lainnya. Terimakasih sudah mengunungi blog saya. Semoga bermanfaat postnya. Terima kasih.